Pengali Sewa Kotor (GRM)

Skrining cepat dengan GRM = harga ÷ sewa kotor tahunan. GRM lebih rendah = yield kas lebih baik. Bandingkan dengan rentang pasar.

GRM ignores operating expenses entirely. Two properties with identical GRM can have radically different cap rates if one has high property tax or HOA. Use as first-pass screen only — confirm with cap-rate before offering.

Apa itu GRM?

Gross Rent Multiplier (pengali sewa kotor) adalah metrik valuasi properti paling sederhana: harga ÷ sewa kotor tahunan. Properti Rp 400 juta dengan sewa Rp 26,4 juta/tahun → GRM 15,15×. GRM rendah = cash yield lebih baik.

Versi cepat dari cap rate. Cap rate pakai NOI, GRM pakai sewa kotor. Lebih cepat tapi kurang presisi. Berguna untuk skrining.

Formula

GRM = Harga ÷ Sewa Kotor Tahunan
Yield kotor = 1 ÷ GRM × 100%
Harga maks = Sewa × Target GRM

Rentang tipikal (indikatif, 2026)

Kapan dipakai

Pengurutan cepat banyak listing, sanity check, off-market tanpa pengungkapan biaya.

Kapan TIDAK dipakai

Perbandingan properti dengan biaya operasional sangat berbeda, sewa di bawah pasar, komersial/multifamily besar.

Kesalahan umum

Pasangan