JSONL Viewer
Lihat file JSONL (JSON yang dipisah newline) dalam tabel berhalaman. Tempel hingga ribuan baris, cari, filter, expand record individu. File tidak pernah meninggalkan browser-mu.
Untuk apa ini?
JSONL (juga NDJSON — JSON yang dipisah newline) adalah format de facto untuk data training LLM, audit log, event stream, dan output API batch. Satu objek JSON per baris, tanpa array pembungkus. Mudah di-append, di-parse baris demi baris, dan tahan korupsi parsial. Tapi membacanya sebagai manusia menyakitkan — kamu mau tabel, bukan tembok kurawal. Tool ini memberi tabel itu di browser-mu. Tidak ada yang di-upload; file dibaca dengan FileReader browser dan di-parse di tempat.
Kapan digunakan
- Memeriksa data training LLM. Dataset fine-tuning biasanya
{"messages": [...]}per baris. Menyisir korpus, mengecek balance kelas, menemukan satu baris outlier yang membuat trainer-mu gagal. - Membaca output batch OpenAI / Anthropic. Keduanya mengembalikan hasil batch sebagai JSONL — satu baris per request, dengan status dan konten. Lihat sekilas request mana yang berhasil.
- Review audit log. Log aplikasi dalam JSONL umum; tool ini menampilkannya sebagai tabel untuk analisis ad hoc tanpa keluar dari browser.
- Sanity-check event stream. Dump Kafka / Kinesis sering datang sebagai JSONL. Tampilan paginated cepat, tanpa jq.
- Konversi JSONL → CSV. Pakai tombol export saat ingin masukin data ke spreadsheet.
Cara parsing bekerja
- Setiap baris non-kosong di-parse secara independen sebagai JSON. Baris kosong diabaikan.
- Jika sebuah baris gagal, muncul sebagai baris merah dengan error parser — sisa file lanjut. Disengaja: satu baris rusak tidak boleh membuatmu kehilangan seribu lainnya.
- Kolom dideteksi otomatis dari union key di 100 baris valid pertama, diurutkan berdasarkan frekuensi. Key langka setelah baris 100 tetap di data tapi tidak mendapat kolom sendiri.
- Objek dan array bersarang ditampilkan sebagai snippet JSON terpotong di sel mereka. Klik baris untuk melihat JSON pretty-printed lengkap.
Kesalahan umum
- Array JSON ≠ JSONL. Kalau file-mu terlihat seperti
[{...}, {...}, {...}]dengan koma antar objek, itu array JSON, bukan JSONL. Buang bracket luarnya dan ganti koma dengan newline — atau pakai viewer JSON. - JSON pretty-printed bukan JSONL. Kalau setiap "objek" memakan beberapa baris, parser akan melihat fragmen rusak. JSONL ketat satu objek per baris.
- Baris dengan shape campur boleh tapi berantakan. Kalau separuh baris punya
contentdan separuh lainnya punyatext, kamu akan dapat dua kolom dan banyak kosong. Sering memang itu yang kamu mau; kadang menandakan bug cleanup data. - File sangat besar. Semuanya di-parse di memori; ~50–100 MB oke di laptop modern, di atasnya melambat. Untuk log multi-gigabyte, pakai tool CLI streaming.
- Privasi. File tidak pernah meninggalkan halaman. FileReader membaca byte ke memori JS; tidak ada request jaringan.