URL Parser
Tempel URL apa pun — lihat protokol, host, port, path, parameter query (di-decode), hash, dan origin yang sudah diurai.
Dibuat oleh JXXR1 · ♥ Jadi sponsor · ☕ Belikan saya kopi
Untuk apa ini?
URL adalah string terstruktur dengan tujuh bagian yang terdefinisi dengan baik (scheme, authority, host, port, path, query, fragment) yang kamu lihat sebagai satu blob. Saat ada yang salah — parameter keliru, port tak terduga, karakter yang ke-encode berlebihan — jauh lebih mudah menemukannya di tabel yang sudah di-parse daripada di string mentah. Tool ini menggunakan objek URL bawaan browser, jadi hasil parse persis sama dengan yang dilihat JavaScript, lalu memecah setiap query parameter sehingga value yang sudah di-decode terlihat berdampingan dengan bentuk mentahnya.
Kapan digunakan
- Debug URL callback OAuth yang
stateataucode-nya kelihatan salah. - Memeriksa URL tracking (UTM tags, click-token) dan melihat value sebenarnya alih-alih blob yang sudah di-encode.
- Memverifikasi bahwa URL webhook ter-parse seperti yang diharapkan service penerima — terutama path dan query apa pun.
- Memahami kenapa sebuah deep link bekerja di satu aplikasi tapi tidak di yang lain (port? scheme? authority?).
Kesalahan umum
- Key query yang berulang itu nyata.
?a=1&a=2adalah dua value untuka; tool yang hanya membaca yang pertama akan kehilangan data. Parser ini menampilkan semua value per key. - Fragment tidak pernah sampai ke server. Apa pun setelah
#tetap di browser. Jika backend tidak melihat data yang kamu taruh di URL, cek apakah data itu sebenarnya ada di fragment. - Encoding itu penting.
%20di value query ter-decode menjadi spasi;+di value query juga ter-decode menjadi spasi (perapplication/x-www-form-urlencoded).URL.searchParamsbrowser menangani keduanya. - Port default tidak muncul di
port. URL sepertihttps://example.com/punyaportkosong (default 443 tersirat). - Hostname punycode.
example.中国disimpan secara internal sebagaixn--fiqs8s;hostnamebisa menampilkan bentuk ASCII tergantung browser. - Origin kadang-kadang "null". Untuk
file://,data:, atau konteks sandbox, origin bersifat opaque. - Ini parsing, bukan validasi. URL bisa ter-parse bersih dan tetap salah untuk aplikasimu (mis. host keliru, path hilang).