Konverter XML ↔ JSON
Konversi XML ke JSON atau JSON kembali ke XML. Menangani attribute, text node, dan array secara cerdas.
Masukkan input di atas untuk melihat hasilnya.
Dibuat oleh JXXR1 · ♥ Jadi sponsor · ☕ Belikan saya kopi
Untuk apa ini?
XML dan JSON adalah dua format pertukaran data dominan, dan kamu secara rutin perlu menerjemahkan antar keduanya — migrasi dari SOAP API ke REST, menyambungkan feed legacy ke stack modern, atau sekadar membaca XML di tool yang hanya bicara JSON. Pemetaan tidak netral dan tidak reversible secara default, karena XML punya fitur (attribute, mixed content, child yang berurutan) yang tidak dimiliki JSON. Tool ini menggunakan pemetaan gaya fast-xml-parser konvensional: attribute mendapat prefix (default @), text node masuk ke key (default #text), dan element child berulang diciutkan menjadi array. Kedua arah bekerja di browser kamu.
Kapan digunakan
- Mengubah response RSS / Atom / SOAP ke JSON untuk dikonsumsi di aplikasi JS.
- Men-generate XML config dari template JSON (build config, Spring bean, scaffold OOXML).
- Mengekstrak value bersarang dengan cepat — konversi XML ke JSON, lalu pakai tool JSON apa pun yang kamu tahu.
- Round-trip data dan memverifikasi bahwa shape-nya bertahan setelah konversi.
Kesalahan umum
- Single child vs array. Dokumen dengan satu
<item>menjadi{"item": {...}}; dokumen sama dengan dua menjadi{"item": [..., ...]}. Consumer perlu menangani kedua bentuk. - Urutan element tidak dijamin. Object JSON tidak mempertahankan urutan key lintas semua parser/transit. Jika XML punya sibling yang penting urutannya, JSON adalah target yang salah.
- Mixed content collapse. Element seperti
<p>hello <b>world</b>!</p>tidak round-trip — teks dan inline element terjalin dengan cara yang tidak punya representasi object yang bersih. - Konflik prefix attribute. Jika XML element punya child bernama yang diawali
@, ubah dulu prefix-nya ke sesuatu yang lain. - Namespace dipertahankan apa adanya.
ns:tagtetap"ns:tag"sebagai JSON key. Demikian juga attributexmlns:. - Number dan boolean tidak auto-cast. Teks XML selalu string;
"1"tetap"1"di JSON. Cast type di kode aplikasi jika perlu. - JSON → XML butuh root key tunggal. XML butuh tepat satu element root; input JSON harus berupa object dengan satu key top-level.